Sunday, February 13, 2011

Pengalaman belanja batik Madura VS Pandu Siwi

Ini pengalamanku berbelanja batik madura di 3 online shop yang berbeda
kesamaannya ketiganya berlokasi di Madura dan sama-sama menggunakan ekspedisi PANDU SIWI
lucunya akhirnya aku dapet 3 pengalaman berbeda pula....
Note : kalau soal produk ketiganya ok ya, jadi gak masalah, saya gak akan membahas soal itu
ini bakal lebih ke costumer service vs ekspedisi.

Yang pertama aku belanja di Batik Madura Raddina
setelah seminggu lebih dikirim ternyata paketku belum nyampe
dan itu aku yang menanyakannya duluan ke OS, bukan OS yang aktif ngecek
tapi respon mbaknya cepet kok, doi langsung cek ke Pandu Siwi
dan ini yang bikin kesel bete capeeek deh
mosok kata si Pandu Siwi aku gak bisa dihubungi, rumahku gak ada orang
ck,ck,ck,ck....Fitnah abizzzz!!!!
jelas jelas HP ku aktif terus, di rumah selalu ada orang
akhirnya demi si paket aku bela belain ngambil barang sendiri ke pandu siwi di daerah sidudadi, Jogja
Mbak batik madura Raddina mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan berjanji akan memakai JNE saja
kalau lain kali aku memesan di sana.
Ok, aku senang dengan penyelesaian ini.  Paling gak walaupun absen mengecek keberadaan paket mbaknya cepat merespon.
Aku berniat belanja lagi ke sana kapan-kapan.



Pengalaman kedua, saat berbelanja di Aulia Batik Madura
acungin jempol deh buat mbak Acil, pemilik Aulia batik ini
servicenya ok, kerna dari awal aku dah ngeluarin uneg uneg soal pandu siwi
doi jadi lebih aktif ngecek kiriman ke ekspedisinya
hasilnya? dalam 2 hari paketku dah sampe dengan selamat, diantar hingga depan pintu.
jadi keaktifan pemilik OS dalam mengurusi ekspedisi juga diperlukan ya moms ;))
aku berniat belanja lagi di Aulia Batik Madura


Yang ketiga aku belanja di Agayabatik Madura
mbak nya ini mungkin sibuk banget ya, jadi kalo SMS jawabnya lamaaaaaa banged.
si mbak ini sama kek OS pertama tadi, gak ngecek ngecek ke Pandu siwi
jadi setelah beberapa hari belum sampe aku yang nanyain.
nah abis itu aku ditelfon sama pandu siwi jogja
mereka minta maaf gak bisa nganter ke rumahku
ok no problemo aku ngambil ke sana, kalau bilangnya dengan sopan kan kita juga enak tho
dan kupikir kemajuan neh mereka nelfon aku, secara di kasus pertama aku sama sekali gak dihubungi

demeknya itu pas disana......waktu paketku dicariin, ada salah satu pegawai/kurir mungkin yang nyeletuk:
"Loh ini diambil yah?"  ...oo langsung kusamber aja "Loh harusnya dianter yah pak?"...disana cuma mesem aja

capeeeek deh.....

Mbak pemilik Agayabatik tidak menanyakan kelanjutan paket itu
(ini bedanya dengan mbak pemilik Batik Madura Raddina...sibuk kaleee ye )
aku pun males memberi tahu, karena aku berniat gak akan belanja lagi di sana.


selidik punya selidik
ternyata untuk daerah Madura, Pandu Siwi emang dipercaya
jadi jangan heran kalau mayoritas OS batik madura memakai ekspedisi ini
yah, semoga kedepannya makin profesional lah, buat OS atau buat Pandu Siwi
biar batik madura yang cakep cakep itu bisa dinikmat semua orang

Beautiful Shawl in Breadtalk plastic bag?OMG!



The shawl is awesome...hand painting batik in 2 combination
i love this shawl, its so preety...but beautiful shawl ialmost IDR 300.000 wrap in paper and BREADTALK PLASTIC BAG???
i thinks its..........t.e.r.l.a.l.u.h.
Ilfil dech.........


online shop must think carefully bout the packaging!!
some brown big envelope its ok, gift paper its ok
but BREADTALK PLASTIC BAG?..........BIG NO!!Dont Ever!!!!
remember all you send with to the costumer its represented yourself, your store imej.
so Becarefull!!

Monday, February 7, 2011

Max Booked 1x24 jam

sering ketemu kalimat itu kalau lagi shopping online gak?
kalau aku sih langsung ilfil...kalau barangnya bukan yang bener bener aku idam-idamkan mending gak usah belanja di situ deh.
1 x 24 jam? ya ampyun, ATM kan bukan di garasi rumah buk, plus gak semua punya internet banking tho, hihihi

wahai para online seller, mohon pengertiannya pada kesibukan para konsumenmu ini
kalau hari ini hujan terus gimana? mosok musti bela-belain ke ATM, nanti kalau kita kena FLU apa kalian mau ngirim semangkuk sup hangat dan segelas susu?hehehe
terus kalau hari ini masih sibuk bett gimane? mo bantuin mberesin rumah tah?hehehe

yaaah, enaknya sih yang realistis deh, 3 x 24 jam dah ok kok..bener deh ;)))

Friday, February 4, 2011

Our Familly Rings






Ini cincin topaz milik keluarga kami
yang tengah punya Alm bundaku
yang kiri punyaku
yang kanan sekarang milik salah satu tanteku
selain itu masih ada liontin, yang sekarang masih kusimpan
ukuran batu cincin milikku 10 mm x 6 mm
milik ibuku lebih lebar sedikit

batu topaz oranye berasal dari Kalimantan
sebenarnya batu-batu ini diperuntukkan untuk 1 set perhiasan
namun berhubung kami sekeluarga tidak ada yang memakai giwang,
maka batu-batu itu dibuat menjadi 3 cincin dan 1 liontin

Cincin permen fox, itu sebutan ibuku untuk mereka
diikat dengan mas 22 karat di toko mas golden, Palembang
satu cincin berat kira kira 4 gram
Toko Mas Golden merupakan salah satu toko mas yang dikenal piawai mengikat berlian di Palembang
desainnya cantik kan?selain di sana aku belum pernah menemukan ukiran seperti itu lagi

ikatannya kuat, terbukti sudah belasan tahun kami pakai, batu-batu fox itu tetap kuat terikat di embannya.


perhatikan yang tengah, cincin milik ibuku
kalau dilihat langsung batu itu yang paling bersinar
ya, karena dari awal dia sudah diset menjadi batu cincin
berbeda dengan batu-batu di kanan kirinya
tadinya itu untuk giwang
ukuran cincinku paling besar, hehehe......tangan ukuran internasional ceritanya


hmm...sepertinya sudah harus dibawa ke toko mas dan dibersihkan khusus, sudah mulai suram warna kuningnya
maklumlah, dipakai terus-menerus.

Tuesday, January 25, 2011

Koleksi Majalah Jewellery Indonesia

kurun waktu 2002 hingga awal 2005 pernah ada majalah lifestyle khusus perhiasan bernama Majalah Jewellery Indonesia.  Aku kenal pertama saat edisi Juli/Agustus 2003.  Aku suka banged majalah itu.....sayang sekarang mereka tidak terbit lagi.  Dan aku kesulitan mencari edisi edisi awal (sebelum Juli/Agustus 2003) serta edisi terakhirnya, hiks.
Sudah kulacak kemana-mana, dari menelfon ke alamat yang tertera (dan dijawab sudah pindah), menghubungi mantan Pimrednya Pak Santo Kadarusman (yang ternyata juga tidak tahu dimana aku bisa ndapetin stoknya), sampai nanyain ke temen-temenku yang kerja di percetakan, hiks

Oh, Jewellery Indonesia, dimanakah gerangan dirimu....
majalah itu bukan majalah umum, peminatnya gak banyak, sering kulihat menumpuk di toko buku
jadi pasti ada di suatu tempat majalah ini menumpuk jadi stok....tapii dimanaaa? dimana harus kucari? *lebay.com*













aku pernah menang kuisnya lhoo, hadiahnya jade cantik, love it

Sunday, January 23, 2011

Rok Etnic India

Love it......its from Bunda Ati who lives in Delhi
still confuse with the top.....i think i need a simple casual white/black blouse
whaddaya think?





Ide, Ide, kemana dirimu...

Sedang butuh ide segar untuk mengubah ukiran gading-gading cantik ini menjadi sebuah karya seni yang elegant.......

sebelumnya aku sudah pernah melihat contoh cincin ulirnya..